Press "Enter" to skip to content

Ingin Cepat Hamil? Ini Cara Mengecek Masa Subur Kamu!

Salah satu goals dari menikah adalah memiliki keturunan. Tidak hanya bagi pasangan pengantin baru, pasangan yang sudah lama menikahpun juga pasti mendambakan keturunan. Hanya saja, untuk segera hamil, seorang wanita tidak hanya melakukankan hubungan suami istri tetapi juga harus mengetahui waktu yang tepat untuk melakukan hubungan seksual tersebut.

Untuk kamu yang ingin segera mempunyai anak, salah satu hal yang wajib kamu ketahui adalah masa subur. Di masa subur inilah, waktu yang paling berpotensi terjadinya pembuahan saat suami istri berhubungan seksual. Dengan demikian, potensi kehamilan akan lebih besar.

Masa subur sangat terkait dengan proses ovulasi, dimana ovulasi merupakan proses keluarnya telur dari ovarium. Apabila tidak terjadi pembuahan, maka telur tersebut akan luruh bersama selaput darah pada dinding rahim, dan terjadilah menstruasi. Maka tidak heran apabila, waktu haid selalu dijadikan indikator untuk mengetahui masa subur.

Masa subur bisa diketahui dengan beberapa cara, meski tidak semua wanita memiliki ciri yang sama saat di masa subur, akan tetapi sebagian besar wanita mengalami hal yang sama. Nah, berikut ini beberapa cara mengetahui masa subur pada wanita:

  1. Cek masa subur

Pada umumnya masa subur terjadi 12-16 hari sebelum masa haid selanjutnya. Untuk kamu yang memiliki silkus haid teratur 28 hari,  masa subur kamu bisa terjadi berkisar pada hari ke 10 hingga hari ke 17.

Adapun cara cek masa subur ini bisa dilakukan dengan menghitung manual, ataupun dengan menggunakan aplikasi atau website secara online.

Jika kamu ingin menghitung masa subur secara manual, kamu bisa menghitung dengan rumus berikut:

  • Hitung siklus haid yang paling pendek, kemudian kurangi dengan angka 18. , angka hasil pengurangan tersebut adalah hari pertama masa subur.
  • Hitung siklus haid paling panjang, lalu kurangi dengan angka 11. Hasil pengurangan tersebut adalah hari terakhir masa subur kamu.
  • Suhu basal tubuh naik

Suhu basal merupakan suhu tubuh manusia sesaat setelah bangun tidur, jika umumnya suhu basal manusia adalah berkisar 35,5 hingga 36,6 OC, maka pada saat wanita dalam kondisi subur, suhu basalnya bisa melebihi suhu basal normal. Tanda ini hanya bisa diketahui dengan menggunakan thermometer, sebab jika hanya mengandalkan indra perasa saja tidak cukup. Oleh sebab itu, jika kamu ingin mengetahui tanda masa subur satu ini, kamu harus memeriksa suhu basal di waktu-waktu perkiraan masa subur.

  • Lendir servik

Pada masa subur, umunya akan muncul lendir putih dan kental. Salah satu indicator yang membedakan lendir saat masa subur dengan tidak subur adalah tingkat kekentalan lendir. Lendir yang keluar saat masa subur biasanya tidak akan cepat putus saat ditarik dengan tangan. Berbeda dengan lendir diluar masa subur, meski memiliki kenampakan yang hampir serupa, namun lebih encer, sehingga saat lendir tersebut ditarik, maka akan cepat putus.

  • Mudah bergairah

Wanita yang sedang dalam masa subur, secara otomatis tubuhnya akan memproduksi hormone tertentu yang dapat memicu gairah seksual pada wanita semakin meningkat. Biasanya dalam kondisi ini, wanita akan merasa dirinya lebih menarik dan cantik dihadapan suaminya. Sehingga hasrat untuk berhubungan suami istri akan muncul pada wanita dalam kondisi ini.

  • Nyeri pada bagian perut

Tanda masa subur satu ini umumnya hanya dialami oleh sebagian wanita saja. Meski demikian, tidak ada salahnya jika tetap waspada saat mengalami nyeri perut dimasa-masa perkiraan masa subur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *